me, Amazing!

RABBANI RYANKA, bani. February 10th' 93. 5shs. School of Medicine UNISBA.

happy fourteen

kali ini kamu kasih judul itu ya, happy fourteen, empat belas yang bahagia. 14 bulan sudah ya.. Alhamdulillah. maaf untuk pagi ini yang sangat menyebalkan karna sempet kesel gara-gara kejadian semalem yang emang bener-bener menjengkelkan. -_-

terimakasih untuk selalu sabar ngadepin orang se-kasar saya. kadang suka ga habis pikir kenapa kamu masih mau terus jalan sama saya dengan sikap saya yang kaya gini. tapi terimakasih, karna tanpa sadar sedikit demi sedikit saya berubah karena hal ini. saya malu. terimakasih.

selamat untuk kita yang bisa melewati 14 bulan penuh lika-liku yang amat sangat rumit ini tapi masih tetep bertahan. i love you, Kreshna. semoga kita bisa bertahan sampe waktu yang selama ini kita targetkan :D amin..

sering kali yang diberi itu suka lupa, tapi yang memberi itu akan selalu ingat

—dr. Ajat

Ketika kamu berhasil, teman-temanmu akhirnya tahu siapa kamu. Dan ketika kamu gagal, kamu akhirnya tau siapa sesungguhnya teman-temanmu

—aristoteles

Agustina.. hmmm

  • Rabbani : Preparat apa coba ini? (nunjukin salah satu gambar yang mirip kaya preparat yg difoto dari mikroskop)
  • Niken : Penis?
  • Budi : Auricle?
  • Ama : Kue.
  • Agustina please, hidop lo gamau susah banget sih yang lain jawab aga kerenan, lah ini.. TT.TT
[Flash 9 is required to listen to audio.]
Lady Antebellum

—Need You Know

Picture perfect memories, scattered all around the floor
Reaching for the phone ‘cause I can’t fight it anymore
And I wonder if I ever cross your mind
For me it happens all the time

It’s a quarter after one, I’m all alone and I need you now
Said I wouldn’t call but I’ve lost all control and I need you now
And I don’t know how I can do without
I just need you now

Another shot of whiskey, can’t stop looking at the door
Wishing you’d come sweeping in the way you did before
And I wonder if I ever cross your mind
For me it happens all the time

It’s a quarter after one, I’m a little drunk and I need you now
Said I wouldn’t call but I’ve lost all control and I need you now
And I don’t know how I can do without
I just need you now

Woah, woah
Guess I’d rather hurt than feel nothing at all

It’s a quarter after one, I’m all alone and I need you now
And I said I wouldn’t call but I’m a little drunk and I need you now
And I don’t know how I can do without
I just need you now, I just need you now

Oh baby, I need you now

Ketika Dia Seorang Tukang

Ayahku pasti makan kayu api. Dia selalu hangat seperti perapian.

Rumah ayahku pastilah lautan yang dalam. Dia selalu menelan semua permasalahannya tanpa mengeluh.

Ayahku tukang yang hebat. Dia bisa memperbaiki atap yang bocor dan pipa-pipa yang tersumbat. Dia juga bisa memperbaiki kursi-kursi yang patah, dan membuatnya seperti baru kembali.

Ayahku ksatria berkuda putih. Ketika kami mendaki gunung, atau menyebrangi sungai yang lebar, dia menjaga dan membimbing kami, keluarganya, agar selalu dekat dengannya.

Tetapi ayahku rupanya terserang amnesia. Dia cepat melupakan semua masalah dan kepahitan, dan setiap hari, dia selalu ada untuk kami, berdiri melindungi di belakang kami, seperti gunung yang kokoh.

Dan ketika ayah-ayah yang lain bukan seorang tukang, aku yakin semuanya akan sama dengan kutipan cerita diatas, tapi dengan caranya yang berbeda. tapi untuk yang amnesia, aku rasa hampir semua ayah menderita “amnesia”.. :’)

seperti puisi paling indah yang kita tulis, gambar paling indah yang kita lukis, dan musik paling indah yang kita mainkan untuk seseorang, hadiah yang paling indah datang dari hati kita, bukan dompet kita

—Almie Rose